WASPADAI PEREDARAN MADU PALSU DI SEKITAR ANDA

No Comments 745 Views0


WASPADAI PEREDARAN MADU PALSU DI SEKITAR ANDA

Masyarakat Indonesia nampaknya sudah semakin akrab dengan segala macam “barang palsu” yang beredar di pasaran. Masih terngiang di pikiran kita tentang peredaran beras palsu, merica palsu, air zam-zam palsu, kurma palsu, dan dendeng palsu yang marak dilakukan oleh pedagang-pedagang nakal. Akhir-akhir ini, madu juga menjadi sasaran pemalsuan. Harga madu yang cukup tinggi sementara manfaatnya banyak dicari masyarakat membuat pedagang nakal tergiur membuat madu palsu berharga murah. Beredarnya madu palsu cukup meresahkan masyarakat karena selama ini madu dikonsumsi sebagai suplemen bahkan digunakan untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Masyarakat pun mulai kebingungan mencari produsen yang menjual madu yang benar-benar asli dan berkhasiat untuk kesehatan.

Kota besar seperti Jakarta membuka peluang besar bagi pedagang nakal untuk menjual berbagai barang palsu, termasuk menjual madu palsu. Berdasarkan kabar dari harian Kompas, pada bulan Juni ini aparat Polres Metro Jakarta Timur berhasil meringkus dua pria penjual madu palsu di Jakarta Timur. Mereka membuat madu palsu yang diberi merek Madu Super Lebah Liar dan Madu Putih Melivera. Menurut pihak aparat kepolisian, tersangka memproduksi madu tersebut dengan bahan baku yang siap olah dan dijual bebas di pasaran. Kedua tersangka menggunakan gula pasir yang dimasak, bukan lebah atau tawon asli, kemudian dituang ke botol dan ditempeli label.

Peredaran madu palsu ini memang sangat meresahkan masyarakat. Ditambah lagi pengetahuan masyarakat untuk membedakan madu asli dan madu palsu yang masih sangat terbatas. Untuk mengetahui apakah madu yang Anda beli benar-benar asli, Anda perlu memperhatikan beberapa tips berikut ini :

 

  • Belilah madu dari penjual madu atau toko herbal yang terpercaya. Sebaiknya anda tidak membeli madu dari penjual madu di pinggir jalan yang tidak jelas asal usulnya atau di warung-warug kecil. Mengapa? Karena penjual madu palsu suka sekali menyalurkan barang palsunya kepada pedagang-pedagang kecil yang tidak banyak memiliki pengetahuan tentang madu.
  • Periksalah rasa, aroma, dan tekstur madu. Madu asli memiliki tekstur kental. Apabila dituang di dalam gelas berisi air, madu asli langsung jatuh ke bawah (tidak bercampur dengan air). Rasa madu asli manis alami, dan memiliki aroma seperti bunga. Sementara madu palsu memiliki aroma tidak sedap karena mengandung bahan-bahan tambahan.
  • Tanyakan kepada penjual madu, dimana lebah madu diternakkan. Tanyakan pula berapa kandungan airnya, jarak setup lebah dengan sumber nektar, serta jangka waktu peternakan. Penjual yang menjual madu asli pasti akan menjawab dengan lengkap dan jelas pertanyaan Anda.
  • Apabila memungkinkan, datanglah langsung ke peternakan lebah. Dengan mendatangi langsung peternakan lebah, anda tak hanya akan memperoleh madu yang asli, namun juga dapat menikmati madu segar yang habis dipanen.

 

Dengan memahami cara membedakan madu asli dan madu palsu, Anda tidak perlu takut lagi dengan maraknya peredaran madu palsu di kota Anda. Apabila Anda mengetahui keberadaan para pengedar madu palsu, maka segeralah melapor kepada pihak berwajib.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *