Waspadai “Madu Campuran” di Pasaran

No Comments 759 Views0


Waspadai “Madu Campuran” di Pasaran

Madu Asli terbuat dari nektar tanaman berbunga yang dikumpulkan, diproses, dan disimpan di dalam sarang oleh lebah madu. Tingginya permintaan madu asli membuat beberapa pihak menginginkan keuntungan berlebih dari penjualan madu. Pihak tersebut kemudian mencampurkan madu dengan beberapa bahan yang mungkin akan merubah sifat dan manfaat madu asli. Istilah “madu campuran” mulai dikenal karena madu asli telah dicampur dengan glukosa, dekstrosa, sirup, sirup jagung, sirup dari gula, gula buatan, tepung, pati, atau produk lain yang sejenis.

Tulisan “madu murni” pada label kemasan madu sekarang tidak mampu menjamin bahwa madu tersebut tidak melalui proses pengenceran dengan air dan ditambah dengan sirup jagung. Tulisan tersebut hanya menjanjikan konsumen bahwa ada kandungan madu asli di dalamnya, namun tidak mencantumkan komposisi dari madu tersebut. Hukum pun tidak mengharuskan produsen “madu asli” mencantumkan komposisi kandungan madu asli pada kemasan botolnya. Harga pun tidak dapat menjamin keaslian dari madu. Dalam kasus penipuan makanan terutama madu impor, ada beberapa produsen yang mencampur madu asli dari nektar berbagai bunga kemudian menjualnya kembali sebagai varietas yang lebih mahal.

Untuk mengetahui perbedaan madu asli dan madu campuran, Anda perlu mengetahui ciri dari madu asli dan melakukan pengujian sederhana. Anggapan yang salah oleh masyarakat terkait madu yaitu pengkristalan. Masyarakat sering kali menganggap adanya butiran atau kristalisasi madu membuktikan bahwa madu tersebut telah dicampur dengan air gula. Faktanya, madu asli adalah larutan gula jenuh yang dapat membentuk butiran kristal. Jadi, proses kristalisasi merupakan proses yang normal pada madu asli, terutama pada daerah yang beriklim sedang.

Pembelian madu beserta comb honey merupakan salah satu cara untuk mendapatkan madu asli yang berkualitas baik. Comb honey merupakan sarang lebah yang dibuat langsung oleh lebah dan mengandung potongan sel lilin lebah, dan comb honey ini aman dikonsumsi oleh manusia. Comb honey terdapat didalam sarang lebah, sehingga konsumen dapat yakin bahwa madu tersebut adalah madu asli dan belum ditambah dengan  air gula.

Beberapa test untuk menguji keaslian madu diantaranya dengan membakar cotton bud yang telah dicelupkan pada madu. Madu yang asli akan mampu membakar cotton bud. Namun, hasilnya sangat tergantung dari seberapa banyak madu yang dicelupkan dan seberapa lama madu terbakar.

Pengujian Madu Asli dapat dilakuan dengan mengamati bagaimana madu yang telah kita beli turun ke dalam gelas. Madu murni tidak akan mudah larut dalam air. Pengadukan diperlukan untuk melarutkan madu asli, sedangkan madu campuran akan lebih cepat larut apabila kita mencampurkannya dengan air. Namun terkadang pengujian ini tidak memberikan kepastian tentang madu asli karena varietas madu yang berbeda akan memiliki kekentalan yang berbeda pula. Madu yang berbentuk krim tidak akan mudah larut dalam air apabila dibandingkan dengan madu yang memiliki kekentalan yang lebih rendah.

Untuk mengetahui keaslian madu, maka harus dilakukan pengujian di laboratorium,seperti pengujian spectroscopy, yaitu sebuah metode pengujian yang menggunakan prinsip interaksi cahaya untuk membedakan zat atau melakukan analisis rasio isotop karbon untuk menentukan penambahan gula ke dalam madu.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *