Tag Archives: @anak disleksia

5 Hal Ini Harus Disiapkan untuk Anak Disleksia

5 Hal Ini Harus Disiapkan untuk Anak Disleksia

No Comments 421 Views0

Kebutuhan yang harus disiapkan untuk anak disleksia tentu saja berbeda dari anak sebayanya pada umumnya. Bunda sebagai orang tua harus tanggap dan memahami bagaimana harusnya mereka tumbuh dan berkembang dengan baik. Berikut beberapa hal yang harus disiapkan untuk Anak Disleksia

1. Akomodasi

Anak disleksia memerlukan akomodasi ke sekolahnya, termasuk juga akomodasi ke semua tempat yang ia butuhkan. Sebagai orang tua, bunda maupun ayah haruslah mengerti bagaimana hal tersebut bisa dipenuhi. Usahakan dengan memberikan pengasuhan yang lebih dibanding bunda mengasuh anak biasa pada umumnya. Karena mereka amat sulit mengenali huruf dan kata, maka dalam berkeliling dan berkendaraan sendiri setiap harinya tentu bukanlah pilihan yang bijak. Daripada bunda mengambil resiko yang lebih sulit, bunda bisa mencegah kemungkinan buruk dan melindungi anak dengan antar jemput setiap hari.

2. Ear Reading

Anak disleksia memerlukan ear reading untuk buku audio, anak bisa sekaligus membacanya sehingga ini akan memperkaya perbendaharaan kata anak. Jika anak normal bisa membaca saja, anak disleksia justru bisa membaca sekaligus mendengarkan. Ini akan terus melatih kemampuan mereka dalam membaca nanti.

3. Teknologi

Anak disleksia juga perlu melek teknologi. Mereka bisa meningkatkan kemampuan dalam mengenali huruf dengan aplikasi yang saat ini sudah banyak ada dalam layanan ponsel pintar bunda. Cobalah membuka dunia anak dengan cara yang lebih menyenangkan ya bunda~

4. Dukungan

Anak ini mengalami disleksia seumur hidupnya. Maka akan lebih baik jika mereka selalu didukung dan dibantu dengan segala daya dan upaya, bahkan sejak ia masih kecil. Dengan dukungan bunda, bimbingan dari guru dan mentor yang handal dalam bidang tersebut, serta fasilitas yang cukup, bahkan anak disleksia pun bisa meraih cita-cita dan mimpi di masa depan.

5. Ketelatenan

Anak disleksia punya sedikit masalah dengan ketekunan dan kerajinan. Mereka tak bisa fokus yang kemudian menjadikan mereka juga tak terorganisir. Siasati dengan menyediakan banyak piranti pelengkap, seperti jadwal, alarm, dan sebagainya. Tak ada yang salah dengan hal itu. Meskipun akan sulit baginya, belajar kerapian juga perlu.

 

Nah, bagi bunda yang buah hatinya mengidap disleksia, maka 5 hal ini perlu dijadikan referensi untuk menyiapkan apa saja yang diperlukan si buah hati. Semoga informasi ini bermanfaat bunda beserta buah hati selalu sehat ya~ 🙂

5 Hal Penting Tentang Anak Disleksia Ini Harus Dipahami

5 Hal Penting Tentang Anak Disleksia Yang Harus Dipahami Bunda

No Comments 528 Views0

Ada hal-hal penting tentang anak disleksia yang harus dipahami dan dimengerti oleh semua orang tua yang memiliki anak dengan disleksia. Hal-hal ini tentu saja harus dimengerti mengingat mereka memiliki kelebihan dibanding anak lain.

1. Frustrasi

Anak disleksia juga mengalami tekanan yang cukup hebat. Mereka tertekan dengan kondisi yang dialami dalam kesulitan dalam membaca dan mengenali huruf. Kerendahan diri karena tak sama dengan teman sebayanya semakin menambah deret panjang rasa minder pada anak disleksia. Karena mereka juga tertekan secara mental dan psikis, ada baiknya jika bunda sebagai orang tua mulai belajar menebalkan rasa sabar. Kesabaran dengan yang terjadi, kesabaran dalam pengasuhan dan bahkan kesabaran ketika anak mulai lelah dengan kondisinya. Sebagai orang tua, bunda harus selalu ada dan memberi semangat untuk mendukung apa yang ia lakukan ya. Semangat bunda! 🙂

2. Kelelahan

Kelelahan berpikir seringkali dialami anak disleksia. Jika anak sebayanya bisa fokus pada pengajaran membaca dan menulis serta bertahan selama 20-30 menit dan mampu memahaminya, hal tersebut tidak berlaku untuk anak disleksia. Mereka akan lebih lambat memahami, mengerti dan bertahan. Bahkan mereka butuh waktu kurang lebih 10 menit untuk beristirahat. Karena jika ini tidak dilakukan dan meneruskan belajar, ia akan menderita sakit kepala dan kelelahan yang sangat.

3. Butuh Sosialisasi

Anak disleksia memiliki perbedaan dengan anak lainnya dan mereka menyadari itu. Untuk membuat anak-anak ini memiliki kepercayaan diri dan mental yang kuat, bunda juga harus membiasakan mereka untuk bersosialisasi, karena mereka amat membutuhkan itu. Maka, biasakan anak berbaur dengan orang banyak, di lingkungan yang juga banyak orang baru dan asing. Ajari mereka berteman dengan percaya diri.

4. Merasa Bodoh

Anak disleksia seringkali merasa bodoh dan tak mampu. Ini karena melihat bagaimana teman-temannya mampu membaca dengan baik, memahami lebih cepat instruksi guru, serta beragam hal yang berkaitan dengan pelajaran. Hal ini bisa bunda atasi dengan memacunya untuk unggul dalam bidang yang ia sukai dan berbakat didalamnya. Karena manusia itu selalu memiliki kelebihannya masing-masing.

 

Dengan memperhatikan lima hal ini, semoga bunda menjadi lebih concern terhadap buah hati yang mungkin mengalami disleksia. Yang terpenting dari semuanya sebenarnya adalah kasih sayang bunda yang tanpa henti pada anak dalam kondisi apapun. Semoga artikel ini bermanfaat dan bunda beserta buah hati tetap sehat. Semangat bunda! 🙂

3 Kelebihan Anak Disleksia

3 Kelebihan Anak Disleksia

No Comments 1568 Views0

Bunda, apa anda sering dihinggapi rasa tertekan atau stress dengan anak yang mengidap disleksia? Mungkin anda tak sadar jika anak disleksia juga punya banyak kelebihan. Tuhan selalu memberi karunia dibalik kekurangan dan kelemahan manusia, begitupun dengan anak disleksia. Diantara kelebihan mereka adalah:

1. Punya Pandangan Berbeda

Anak disleksia bukannya tanpa bakat sama sekali, mereka justru memiliki cara pandang yang akan mampu memperkaya pengetahuan dan khazanah keilmuan manusia pada umumnya. Apa yang tampak di mata dan penerjemahan otak mereka sangat berbeda dengan orang kebanyakan. Biasanya mereka melihat secara umum dan tidak pada detailnya. Seperti dalam mahakarya penerima nobel di tahun 2009, Carol Grieder, ahli biologi molekuler yang juga mengidap disleksia. Dalam penglihatannya pada molekul DNA yang tampak dari mikroskop, menunjukkan sesuatu yang tak seharusnya ada di sana. Iapun mengembangkan enzim yang penting untuk penelitian kanker dan penuaan. Disleksia yang ia miliki nyatanya bisa memberi sumbangsih dalam kehidup manusia, yang justru tak ditemukan orang normal pada umumnya.

2. Melihat Yang Tak Dilihat

Salah satu kelebihan anak disleksia adalah mereka yang memiliki cara pandang yang berbeda dengan manusia dan anak pada umumnya. Mereka melihat apa yang tak dilihat dan diperhatikan oleh orang lain. Anak disleksia melihat huruf-huruf bergerak. Walaupun dalam kondisi biasa ini menyulitkannya, namun anda akan sangat terbantu dengan anak disleksia dalam pemecahan kode, simbol dan juga kata kunci rahasia, karena imajinasi mereka yang luar biasa.

3. Pemikir Visual

Mereka belajar dan amat menyukai gambar dan pengalaman pembelajaran langsung. Inilah mengapa kebanyakan anak disleksia bekerja di laboratorium sains. Selain itu, mereka juga amat mengingat hal dengan gambar. Jika Anda memberinya petunjuk dan pengajaran dengan gambar, mereka akan langsung memahaminya. Kelebihan anak disleksia ini bisa Anda jadikan senjata untuk mengarahkan mereka ke jalan yang sesuai dengan bakatnya, bukan malah memaksa mereka mempelajari banyak hal yang biasa dilakukan anak-anak lain pada umumnya. Mereka spesial dan Anda orang tua spesial yang beruntung memilikinya.

 

Wah, ternyata anak disleksia memiliki kelebihan yang luar biasa ya bunda. Tuhan memang menciptakan sesuatu dengan segala kelebihan dan kekurangannya, namun sesuatu yang bagi orang dinilai sebagai suatu kekurangan justu bisa berbalik menjadi sebuah kelebihan. Jika bunda memiliki anak penderita disleksia jangan pernah berkecil hati, karena dia pada dasarnya adalah spesial. Semoga informasi ini bermanfaat dan bunda beserta buah hati selalu sehat ya~

Anak Bunda Disleksia?, Perhatikan 4 Hal Penting Ini

Anak Bunda Disleksia? Perhatikan 4 Hal Penting Ini

No Comments 468 Views0

Bunda, apa anak anda disleksia?, anak disleksia memang tumbuh tidak seperti anak-anak pada umumnya. Wajar saja jika ada beberapa hal yang harus lebih diperhatikan oleh bunda, diantaranya:

1. Cara Baca Berbeda

Anatomi otak anak yang mengidap disleksia berbeda dari anak-anak pada umumnya bunda, terutama pada area untuk pemahaman bahasa. Otak harusnya menerjemahkan simbol dalam halaman buku ke dalam suara misalnya. Suara tersebut harus dikombinasikan hingga akhirnya menghasilkan kata yang penuh makna. Nah, bagian ini tidak berfungsi sebagaimana mestinya pada anak disleksia. Permasalahan ini bisa diatasi dengan pola pembelajaran yang berbeda, seperti buku audio. Anak bisa mengimbangi teman-temannya dengan cara seperti ini.

2. Disleksia Tak Bisa Diatasi dengan Terus Membaca

Seperti yang telah dijelaskan bahwa anak disleksia memang sedikit berbeda dengan anak pada umumnya. Ada cara-cara tertentu yang bisa menjadikan ia mampu untuk mengimbangi anak pada umumnya, namun bukan dengan memaksa mereka terus membaca ya bunda. Biasanya para guru atau orang tua berpikir bahwa dengan terus mencekoki anak disleksia dengan bahan bacaan dan paksaan untuk berlatih membaca terus, maka anak disleksia bisa sembuh. Padahal, sebenarnya ini justru hanya akan memicu frustrasi, kemarahan dan berbuntut pada perilaku buruk. Mereka perlu penanganan khusus, dan tak bisa dipaksa.

3. Mereka Bukannya Malas dan Tak Ada Motivasi

Biasanya kurangnya kemampuan anak disleksia menjadikan mereka dicap sebagai anak yang malas dan tak memiliki motivasi untuk terus berkembang, padahal itu tidak sama sekali bunda. Ini karena otak mereka perlu memproses perintah lebih lama untuk direalisasikan. Misalnya saja guru memberi instruksi untuk membaca lalu mengartikan, anak disleksia tak mampu menghadapinya bunda. Ini karena otak mereka masih berusaha mengerti perintah pertama, padahal guru sudah memberi instruksi 3 dan 4. Mereka pun terlambat dalam mengerjakan perintah. Ini yang jarang disadari para guru bahkan orang tua. Jadi jangan salah ya bunda, itu bukan karena mereka malas dan tidak ada motivasi, tetapi memang karena pengaruh dari disleksia tersebut.

4. Mereka Perlu Belajar Selain Di Sekolah

Jika sistem yang diberikan sekolah semacam yang dicontohkan dalam poin ketiga tadi, maka anak disleksia perlu melakukan les tambahan atau belajar lagi di luar sekolah, namun dengan metode yang memang cocok untuk anak disleksia. Bunda ada baiknya perlu lebih berkonsultasi pada para ahli terkait ini. Dengan begitu, bunda akan memperoleh pengarahan yang tepat langsung dari ahlinya.

 

Nah, sekarang bunda telah punya gambaran tentang beberapa hal penting yang perlu dipahami jika anak bunda disleksia kan? Semoga informasi ini bermanfaat dan bunda beserta buah hati selalu sehat ya~.