Perbedaan Madu Asli dan Campuran

No Comments 682 Views0


Madu Asli dan madu Campuran

Masyarakat era sekarang sudah mempunyai kepercayaan kepada internet. Segala informasi yang mereka butuhkan ada di internet, bahkan menjadi hal lumrah masyarakat sekarang melakukan jual beli di internet. Dengan kecepatan informasi yang beredar masyarakat tumbuh menjadi konsumen yang ceras dan waspada. Namun hal itu juga di imbangi oleh produsen yang juga tambah pintar dan makin tidak peduli dan menghalalkan segala cara untuk meraih keuntungan. Barang palsu sudah menjadi rahasia publik, banyak barang yang di sebut barang KW yang beredar di pasaran. Bahkan Madu palsu atau kita bisa menyebutnya dengan Madu KW. Maka konsumen wajib faham mengenai cara membedakan antara madu asli dengan madu palsu. Pendapat-pendapat itu adalah : madu asli tidak dikerubungi semut, madu asli tidak mengkristal, madu asli tidak tembus jika diletakan diatas kertas, korek api tetap menyala walaupun dicelupkan dahulu kedalam madu, telur menjadi setengah matang jika dicelupkan kedalam madu dan lain sebagainya.

Madu palsu juga tetap didatangi semut karena madu tetap mengandung gula. Namun kandungan gula didalam madu asli yang dominan adalah fruktosa dan glukosa. Glukosa merupakan sumber energi untuk seluruh jaringan otot. Fruktosa disimpan sebagai cadangan dalam hati untuk dimanfaatkan pada saat dibutuhkan. Kandungan gula tersebut berbeda dengan kandungan gula didalam gula pasir, gula kelapa, dan gula aren yang sebagian besar komponennya adalah sukrosa (85-90%). Tidak jarang madu yang disimpan relatif lama akan mengkristal atau mengendap ( seperti terjadi pada madu karet dan madu kaliandra) walaupun madu tersebut terjamin keasliannya. Pengendapan/pengkristalan terjadi karena adanya perubahan kadar gula akibat proses fermentasi dan hidrolisis sukrosa oleh enzim invertase. Akibatnya, glukosa lebih tinggi dari fruktosa dengan suhu penyimpanan 18 derajat celcius dan kadar air madu yang rendah.

Adapun proses pengendapan terjadi karena perbedaan berat jenis madu dari sumber nektar yang berbeda. Selain itu madu juga sering ditemukan ada yang kental dan ada pula yang encer, hal ini disebabkan oleh kadar air didalam madu yang sangat dipengaruhi oleh keadaan cuaca pada saat pemanenan madu itu sendiri. Dimana rata-rata kadar air madu di Indonesia berkisar antara 21 s/d 24 %, hal ini diakibatkan oleh karena iklim tropis yang ada di Indonesia yang curah hujannya masih sangat tinggi.

Untuk membedakan madu ada beberapa hal yang harus di ketahui mengenai madu asli :

  1. Madu asli hanya dapat diketahui dengan pasti melalui uji laboratorium, dimana madu asli pasti akan mengandung 2 macam enzim yang dominan yaitu : enzim diastase dan enzim invertase.
  2. Manfaat yang dirasakan oleh tubuh pada saat kita mengkonsumsi madu asli akan sangat berbeda bila dibandingkan dengan konsumsi madu palsu contohnya saja untuk penderita Diabetes jika mengkonsumsi madu asli ( baik sekali mengkonsumsi madu mahoni/madu pahitan) maka gula darahnya akan tetap normal tapi bila yang dikonsumsi madu palsu gula darahnya akan naik.
  3. Bila dicampur dengan segelas air putih madu asli akan tetap mengental, tapi bila madu palsu akan langsung larut dengan air tersebut.
  4. Harga madu asli biasanya mahal dan tidak dijual sembarangan, namun madu palsu harganya murah dan dijual secara sembarangan di pinggir jalan.
  5. Belilah langsung di toko kepercayaan anda, atau sekarang sudah bisa membeli madu secara online. Maka sebuah kepercayaan extra kepada penjual online. Seperti Aksamala yang sudah terpercaya oleh konsumen dengan madu berkualitas.

Hal yang mungkin sering tidak diperhatikan konsumen. Dengan mengetahui ini diharapkan konsumen faham akan membedakan madu palsu dan asli. Demi menekan pertumbuhan produk KW yang tidak sesuai dengan mutu. Maka salah satu cara yang dapat kita lakukan adalah memproteksi diri kita sendiri sebagai seorang konsumen.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *