Memilih Madu yang Tepat untuk Anak

No Comments 432 Views0


Kisaran Harga Madu Impor di Amerika Serikat

Madu telah banyak digunakan oleh masyarakat zaman dahulu sebagai pemanis yang ditambahkan pada makanan dan minuman. Madu juga dipercaya sejak zaman nenek moyang mampu menjaga kesehatan dan meningkatkan stamina tubuh. Seiring dengan perkembangan ilmu dan teknologi, madu kini telah banyak diteliti dan manfaatnya telah terbukti mampu mengobati berbagai jenis penyakit. Madu juga telah disarankan untuk dikonsumsi oleh anak-anak karena madu memiliki banyak manfaat bagi tubuh anak. Madu mampu meningkatkan nafsu makan anak, nutrisi pertumbuhan tulang dan gigi serta perkembangan otak dan sistem motorik anak. Selain itu, madu juga dimanfaatkan sebagai nutrisi pendamping bagi anak yang sedang menjalani proses pengobatan flek paru (tuberculosis atau TBC).

Madu yang memiliki rasa manis dapat dikonsumsi secara langsung atau dicampurkan dengan makanan dan minuman favorit anak. Selain itu, adanya madu yang memiliki variasi rasa (flavored honey) dapat digunakan sebagai alternatif untuk memberikan madu dengan rasa buah yang disukai anak. Madu memiliki rasa seperti buah karena lebah madu mengambil nektar dari tanaman buah yang sedang berbunga. Misalnya saja, madu yang memiliki rasa seperti jeruk merupakan madu yang sumber nektarnya berasal dari tanaman jeruk yang sedang berbunga, sehingga aroma dan rasa madu seperti buah jeruk.

Namun, banyaknya manfaat dari madu tidak akan didapatkan oleh anak apabila Bunda membeli madu yang palsu. Madu palsu merupakan madu yang dicampur dengan bahan lain seperti sukrosa, sirup jagung, tepung kanji, atau bahan sejenis. Bunda harus mengenali ciri madu yang asli agar tidak tertipu dengan madu palsu yang kini banyak beredar di pasaran. Madu yang asli umumnya akan mengalami kristalisasi (membentuk seperti kristal yang mengeras), sangat kental, dan tidak lengket. Pemilihan madu yang tepat dan asli akan berpengaruh pada kesehatan anak.

Selain faktor keaslian madu, umur anak juga harus diperhatikan dalam pemberian madu untuk kesehatan anak. Anak yang berusia dibawah 1 tahun tidak dianjurkan untuk diberikan madu. Pemberian madu pada anak yang berusia dibawah 1 tahun dapat berpotensi menyebabkan keracunan, atau bahkan kematian. Hal ini dapat terjadi karena madu dapat terkontaminasi spora yang bersifat toksik atau racun. Organ pencernaan pada anak yang berusia 1 tahun kebawah masih belum sempurna, sehingga anak tidak mampu menetralisir efek dari racun yang ditimbulkan oleh spora pada madu. Namun, anak yang berusia 1 tahun keatas dapat mengkonsumsi madu secara aman karena organ pencernaannya yang sudah sempurna. Organ pencernaan anak yang berusia 1 tahun keatas telah dapat menghasilkan keseimbangan asam yang mampu melawan dan menghilangkan beberapa efek racun dari spora. Dapat dipastikan, anak yang berusia 1 tahun keatas sangat aman untuk mengkonsumsi madu. Konsumsi madu secara rutin setiap hari sangat dianjurkan kepada anak-anak karena baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, terutama anak yang berusia 1 tahun keatas. Selamat mencoba khasiat madu.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *