Manfaat Madu untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Anak

No Comments 688 Views0


Madu Vitabumin untuk Flek Paru Anak

Madu merupakan bahan alami yang terbuat dari nektar tanaman berbunga yang telah dikumpulkan, diproses, dan disimpan sebagai cadangan makanan di sarang lebah. Madu telah dipercaya secara turun temurun sejak zaman dahulu mampu menjaga kesehatan tubuh. Banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa madu juga mampu menyembuhkan berbagai penyakit, misalnya jantung, diabetes, kolesterol, infeksi, tuberculosis (TBC) dan penyakit lainnya. Dan madu kini telah menjadi primadona masyarakat di seluruh dunia untuk mendapatkan tubuh yang sehat dan segar setiap hari. Rasa yang manis pada madu seringkali dimanfaatkan orang tua untuk menarik perhatian anak agar anak mau mengkonsumsi madu. Madu dapat diberikan secara langsung atau dengan dicampurkan pada makanan dan minuman favorit anak.

Madu juga dapat digunakan sebagai obat untuk anak yang mengalami batuk, demam, flu, pilek, diare, sembelit, tuberculosis (TBC atau flek paru), dan penyakit lainnya yang sering diderita anak-anak. Selain untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan menyembuhkan berbagai jenis penyakit, konsumsi madu secara rutin pada anak akan meningkatkan stamina tubuh sehingga anak lebih bersemangat dalam melakukan aktivitasnya. Konsumsi madu secara rutin mampu meningkatkan nafsu makan anak sehingga anak menjadi lahap makan dan berat badannya akan meningkat. Namun, madu juga dapat dikomsumsi oleh anak yang mengalami kelebihan berat bedan (obesitas). Madu mampu membantu kerja otak dalam memproduksi hormon yang berperan dalam mengatur nafsu makan, sehingga nafsu makan akan menjadi lebih teratur dan anak mencapai berat badan yang ideal. Madu juga bermanfaat sebagai nutrisi pertumbuhan dan perkembangan anak. Madu membantu pertumbuhan tulang dan gigi serta perkembangan otak dan sistem motorik anak. Anak akan tumbuh dengan sehat dan ceria karena mengkonsumsi madu secara rutin setiap hari.

Setelah mengetahui berbagai manfaat yang terdapat pada madu, banyak orang tua yang memberikan madu untuk anaknya secara rutin setiap hari. Namun, perlu diperhatikan bahwa madu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh bayi atau anak yang berusia dibawah 1 tahun karena dapat mengakibatkan keracunan. Keracunan terjadi karena adanya spora yang menginfeksi madu, dan spora tersebut bersifat toksik atau racun. Organ pencernaan pada anak yang berusia dibawah 1 tahun masih belum sempurna, sehingga tidak mampu menetralisir racun dari spora pada madu. Namun, madu sangat aman dikonsumsi pada anak yang berusia 1 tahun keatas. Hal ini dapat terjadi karena organ pencernaan pada anak yang berusia 1 tahun keatas telah sempurna sehingga mampu menghasilkan asam yang mampu melawan beberapa efek racun dari spora pada madu. Dapat dikatakan, anak yang berusia 1 tahun keatas tidak akan mengalami efek negatif karena mengkonsumsi madu. Madu justru sangat bermanfaat dan baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak, khususnya anak yang berusia 1 tahun keatas. Selamat mencoba khasiat madu.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *