Manfaat Ekstrak Ikan Gabus

No Comments 823 Views0


Manfaat Ekstrak Ikan Gabus

Ikan biasanya digunakan masyarakat untuk konsumsi sehari-hari dan dipercaya memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Ikan gabus merupakan jenis ikan yang digunakan sejak dahulu untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Ikan gabus dapat ditemui di segala jenis air, seperti pada sungai dan danau. Ikan gabus banyak ditemukan di India dan Pakistan, hingga ke Asia Tenggara.

Kemampuan ikan gabus dalam menyembuhkan telah lama dipercaya, terutama dalam penyembuhan luka, mengurangi rasa sakit, serta sumber energi bagi orang yang sedang sakit dan berusia tua. Sekarang ini, ekstrak ikan gabus lebih sering digunakan masyarakat untuk pengobatan. Bagian ikan gabus yang sering diekstrak yaitu telur, lendir, dan kulit ikan gabus. Berikut pemanfaatan ikan gabus dalam dunia kesehatan.

Penyembuhan luka

Kemampuan ekstrak ikan gabus dalam menyembuhkan luka dipengaruhi oleh kandungan asam amino (seperti glycine, lysine dan arginine) dan asam lemak (seperti asam arachidonic) yang dipercaya mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Asam amino dan asam lemak berperan dalam beberapa proses seperti pembentukan kolagen, pembentukan kulit pada luka, serta kontraksi pada luka. Ekstrak ikan gabus memiliki kemampuan dalam memperbanyak dan mempertahankan kemampuan sel mesenchymal yang digunakan untuk menyembuhkan luka.

Anti-pain (mengurangi rasa sakit)

Kandungan anti-nociceptive pada ekstrak ikan gabus dapat membentuk gabungan asam glycine dan asam arachidonic. Gabungan kedua asam ini mampu mempercepat proses penyembuhan luka. Ekstrak ikan gabus dapat meningkatkan aktivitas anti-nociceptive lain seperti morphine untuk menghilangkan rasa sakit.

Anti-inflamasi (mengurangi peradangan atau bengkak)

Ekstrak ikan gabus terbukti mampu mengurangi bengkak pada jaringan lunak dan peradangan, serta mampu merubah kepadatan PGP 9.5-immunoreactive nerve fibres di membran synovial pada penderita radang sendi.

Anti-oksidan

Ikan gabus memiliki aktivitas anti-oksidan pada tingkat menengah. Beberapa antioksidan yang terdapat pada ekstrak ikan gabus seperti anti-oksidan lipophilic mampu membentuk sistem pertahanan untuk melawan oksidasi omega-3.

Anti-bakteri dan anti-fungal

Ekstrak ikan gabus terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri (anti-bakteri) seperti, Staphyllococcus aureus, Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa, Bacillus subtilis, Aeromonas hydrophila dan Pseudomonas aeruginosa. Esktra ikan gabus juga memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan jamur (anti-fungal), seperti Neurospora crassa, Aleurisma keratinophilum, Cordyceps militaris, Botrytis pyramidalis, dan Paecilomyces fumosa-roseus.

Efek penyakit jantung

Ekstrak ikan gabus mengandung komponen aktif seperti cardiotoxic factor II (CTF-II) yang memiliki efek hypotensive dan cardiotoxic yang dapat meningkatkan kadar cardiac marker enzyme creatine phosphokinase (CPK) dan creatine phosphokinase-MB (CPK-MB).

Efek penyakit pada peredaran darah

Kandungan CTF-II pada ekstrak ikan gabus berperan dalam mengatur peredaran darah. CTF-II mampu meningkatkan hemoglobin, serta jumlah RBC, WBC, dan platelet dalam darah.

Efek penyakit pada syaraf

Ekstrak ikan gabus dapat membentuk apnoea dan menghambat pembentukan nerve-muscle. Ekstrak ikan gabus juga berpengaruh pada sistem reseptor serotonergic, sehingga berkemungkinan berperan sebagai anti-depresan. Selain itu, ekstrak ikan gabus dapat memperbaiki dan menyembuhkan kerusakan pada beberapa organ tubuh.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *