Madu, Nutrisi Perkembangan Otak Anak

No Comments 783 Views0


Vitabumin Madu untuk Optimalisasi Perkembangan Otak Anak

Anak yang sehat merupakan suatu kebahagiaan bagi semua orang tua. Namun, kebahagiaan orang tua menjadi bertambah karena anak tumbuh dengan cerdas dan ceria. Kecerdasan anak dapat diasah pada saat anak berada pada usia emas atau golden ages, yaitu anak yang berusia 1 hingga 5 tahun. Pada usia tersebut, perkembangan otak sangat optimal sehingga anak lebih mudah menghafal apa yang mereka lihat dan dengar disekitar mereka. Pendampingan dari orang tua sangat diperlukan untuk memberikan pendidikan yang baik dan benar pada anak. Selain itu, diperlukan asupan nutrisi yang cukup untuk membantu proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Makanan dan minuman yang bergizi lengkap dan seimbang dapat membantu mencukupi kebutuhan nutrisi pada anak. Pemberian madu juga perlu dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak.

Beberapa penelitian membuktikan madu dapat digunakan sebagai suplemen pendamping untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Madu juga telah lama digunakan sejak zaman nenek moyang dan dipercaya mampu menjaga kesehatan tubuh. Anak yang mengkonsumsi madu secara rutin akan lebih cepat sembuh dari penyakitnya dan tidak mudah terserang penyakit. Selain itu, madu juga telah terbukti mampu mengatur nafsu makan anak melalui kerja otak, sehingga baik dikonsumsi oleh anak yang kekurangan atau kelebihan berat badan (obesitas). Madu berperan dalam membantu kerja otak dalam memproduksi hormon pada organ pencernaan yang berperan dalam mengatur nafsu makan. Nafsu makan anak menjadi lebih teratur sehingga anak akan mencapai berat badan menjadi lebih ideal.

Madu sangat aman dikonsumsi secara rutin setiap hari oleh anak yang memasuki golden ages. Namun, madu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi anak yang berusia dibawah 1 tahun. Meskipun memiliki banyak manfaat, madu dapat berpotensi sebagai penyebab keracunan pada bayi. Hal ini dikarenakan madu dapat saja terkontaminasi oleh spora yang bersifat toksik atau racun, sedangkan organ pencernaan pada bayi belum mampu menetralisir dampak dari madu yang terkontaminasi spora tersebut, sehingga dapat mengakibatkan keracunan pada anak yang berusia 1 tahun kebawah. Namun, pada anak yang berusia 1 tahun telah mampu menghasilkan keseimbangan asam pada organ pencernaannya, sehingga mampu melawan beberapa toksis yang diakibatkan ioleh spora tersebut. Dapat dikatakan, madu sangat aman dikonsumsi oleh anak yang berusia 1 tahun keatas dan baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.

Pada anak yang memasuki usia golden ages, konsumsi madu dapat membantu perkembangan otak dan motorik anak. Beberapa penelitian juga telah membuktikan, madu juga dapat digunakan untuk nutrisi pendamping pertumbuhan untuk anak yang mengalami autisme. Selain itu, madu juga dapat membantu pertumbuhan tulang dan gigi anak. Tidak hanya untuk anak yang berusia 1 hingga 5 tahun, madu juga disarankan untuk dikonsumsi oleh anak yang sedang mengalami proses pertumbuhan hingga orang yang berusia lanjut. Konsumsi madu yang rutin akan menjaga kesehatan dan membantu pertumbuhan serta perkembangan otak anak. Selamat mencoba khasiat madu.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *