Korelasi Antara Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan Kolostrum

No Comments 51 Views0


Tahukan bunda mengenai Inisiasi Menyusu Dini (IMD)? IMD adalah memberi kesempatan pada bayi menyusu sendiri segera setelah lahir dengan meletakkan bayi menempel di dada atau perut ibu, dibiarkan merayap mencari puting dan menyusu sampai puas. Proses ini berlangsung minimal 1 jam pertama setelah bayi lahir. IMD sendiri memiliki keuntungan yakni:

  1. Menghangatkan bayi.
  2. Menstabilkan irama nafas, detak jantung bayi.
  3. Mempercepat keluarnya kolostrum.
  4. Memberikan kekebalan terhadap penyakit.
  5. Mengurangi risiko pendarahan ibu melahirkan.

Pada waktu IMD,  tubuh bayi menempel di dada ibu. Suhu dada ibu yang baru bersalin dapat menyesuaikan dengan suhu tubuh bayi, sehingga jalinan kasih sayang terbentuk, sehingga bayi merasa aman dan tenang, selain itu denyut jantung serta irama nafas menjadi stabil. IMD juga memberikan perlindungan alamiah bagi bayi.

Pada waktu IMD, bayi mendapat kolostrum yang penting untuk kelangsungan hidupnya. Kolostrum kaya akan zat kekebalan tubuh terhadap infeksi. Kolostrum juga membantu mematangkan lapisan dan melindungi dinding usus bayi yang masih lemah.

Lalu, apa itu kolostrum? Tahukah bunda tentang kolostrum ini? Apa hubungannya dengan IMD? Keduanya saling terkait bunda. Jadi kolostrum adalah ASI yang keluar pertama kali. Kolostrum ini berwarna kekuningan dan kental. Kolostrum ini mengandung zat kekebalan, vitamin A, faktor-faktor i untuk pertumbuhan, mencegah bayi kuning dan mencegah alergi. Ingat ya bunda, kolostrum jangan dibuang karena berharga bagi BBL.

IMD ini begitu penting bunda. Manfaatnya adalah pada waktu bayi merayap di dada ibu, bayi menjilat-jilat kulit ibu dan menelan bakteri baik (non patogen) dari kulit ibu. Bakteri baik (non patogen) ini akan berkembang biak, di kulit dan usus bayi sehingga menjadi lebih kebal terhadap bakteri penyebab penyakit (patogen) yang akan dihadapi di dunia barunya.

Selain itu, pada waktu bayi merayap, kaki bayi menendang-nendang perut ibu secara halus akan merangsang kontraksi rahim, sehingga membantu pengeluaran plasenta dan mengurangi perdarahan sesudah melahirkan. Isapan bayi pada puting ibu merangsang produksi ASI, kontraksi rahim dan mengurangi perdarahan sesudah melahirkan.

Perlu diingat kembali di sini bahwa bayi yang baru dilahirkan tidak perlu dimandikan. Segera dilekatkan di dada ibu untuk menyusu secara mandiri (IMD) untuk mendapatkan kolostrum yang begitu penting untuk si buah hati. Semoga informasi ini bermanfaat bagi bunda ya~ 🙂

 

*sumber: diolah dari depkes.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *