Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Madu Asli

No Comments 648 Views0


Agen Vitabumin Suplemen Khusus Anak

Madu asli memiliki banyak manfaat kesehatan untuk tubuh. Madu asli dapat digunakan sebagai anti-oksidan, anti-mikroba, anti-bakteri dan anti-jamur. Konsumsi madu asli mampu meningkatkan stamina atlet serta sebagai sumber vitamin dan mineral. Kombinasi susu dan madu asli sering digunakan untuk perawatan kulit. Namun, manfaat madu yang kita dapatkan sangat tergantung pada kualitas dari madu asli. Tidak semua madu diciptakan dengan karakteristik yang sama, sehingga akan memiliki kualitas yang berbeda, namun akan selalu memberikan manfaat yang sama.

Harga dan manfaat madu asli untuk kesehatan tergantung pada kualitas madu, sehingga pengetahuan tentang kualitas madu sangat diperlukan. Faktor yang mempengaruhi kualitas madu diantaranya jenis bunga sebagai sumber nektar, proses blending, kondisi penyimpanan, suhu pemanasan, dan faktor lainnya.

 

  • Jenis bunga. Menurut Pusat Penelitian Madu di Universitas Waikato Selandia Baru, tidak ada bukti yang cukup untuk menarik kesimpulan tentang sifat madu asli berdasarkan pada jenis bunga sebagai sumber nektar, terutama sifat anti-mikroba, Namun, ada penelitian lain yang menyebutkan bahwa madu asli yang berasal dari bunga tanaman melon memiliki aktivitas mikroba tinggi, sedangkan madu manuka memiliki aktivitas non-peroksida yang tinggi.
  • Blending atau pencampuran. Madu polyfloral (madu yang diperoleh dari lebih dari satu bunga) memberikan manfaat yang lebih banyak daripada madu monofloral. Oleh karena itu banyak perusahaan menjual madu asli yang telah dicampur. Madu polyfloral memberikan manfaat dari berbagai varietas madu dan dianggap lebih sehat daripada madu monofloral.
  • Penyimpanan. Madu asli yang disimpan untuk jangka waktu yang lama akan menyebabkan madu berwarna lebih gelap. Namun apabila kadar air pada madu asli terlalu tinggi, maka madu asli dapat kehilangan beberapa sifatnya karena terjadi fermentasi. Oleh karena itu, penyimpanan madu asli dalam waktu yang lama harus dihindari, dan kebanyakan masyarakat lebih menyukai madu asli yang baru dipanen.
  • Pemanasan. Pemanasan madu asli menyebabkan perubahan komposisi kimianya. Akibatnya, pemanasan dengan suhu tinggi dapat mengurangi manfaat dari madu asli. Sehingga tidak mengherankan banyak masyarakat yang lebih madu asli yang masih mentah (raw honey) atau madu organik. Madu asli yang masih mentah menandakan madu tersebut belum melalui proses pengolahan (tidak ada proses pemanasan), sedangkan madu organik harus melalui proses produksi dan pengolahan madu berstandar organik yang ketat, dimana pemanasan madu asli dengan suhu tinggi tidak diperbolehkan.
  • Kadar air. Madu asli juga dapat mengalami fermentasi apabila memili kadar air yang tinggi (di atas 19%). Pengukuran kadar air pada madu asli dapat menggunakan refraktometer. Tingginya kadar air dan adanya proses pemanasan akan mengganggu proses kristalisasi alami pada madu asli, sehingga akan mengurangi manfaat untuk tubuh.
  • Warna madu. Warna dapat digunakan untuk menilai kualitas madu asli. Madu asli yang memiliki warna lebih terang lebih diminati daripada madu yang berwarna gelap karena memiliki rasa yang lembut. Madu asli akan berubah warna menjadi lebih gelap karena penyimpanan dan pemanasan.

 

Filtrasi atau penyaringan. Manfaat madu asli juga berpengaruh karena adanya serbuk sari dalam madu. Tanpa serbuk sari, madu hanyalah larutan glukosa-fruktosa yang tidak memberikan manfaat untuk tubuh. Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa madu asli yang jernih merupakan madu yang berkualitas baik, namun madu asli yang telah disaring tidak memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Meskipun memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, konsumsi madu asli yang mengandung serbuk sari harus dihindari oleh orang yang memiliki alergi terhadap serbuk sari.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *