Category Archives: Content

Posts in this category test post content.

3 Manfaat Bersepeda untuk Anak

3 Manfaat Bersepeda untuk Anak

No Comments 940 Views0

Anak sedari dini haruslah diajarkan untuk hidup lebih sehat. Jika mereka tak terbiasa dan hanya menerima yang bunda berikan sebagai orang tua, mungkin saja ia akan tumbuh menjadi anak yang manja dan tak bisa menerima yang dianugerahkan padanya dengan bijak. Misalnya saja jika bunda terus memanjakannya dengan fasilitas antar jemput setiap harinya, atau menyediakan apa yang ia inginkan dan selalu bisa memaafkan kesalahan tanpa adanya efek jera. Namun, diantara itu semua, kesadaran anak akan kondisi alam menjadi yang paling penting. Tak perlu bingung, salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengajarkan anak adalah mengajarkannya kebiasaan bersepeda. Berikut diantara manfaat bersepeda bagi anak:

1. Lebih Sehat

Tak bisa dipungkiri bersepeda bisa amat menyehatkan bagi anak bunda. Aktivitas kaki dan juga jantung anak yang lebih aktif bisa sangat memberikan manfaat. Bersepeda setiap hari juga melatih tubuh untuk aktif dan selalu bertenaga. Hal ini dikarenakan tubuh yang aktif dan sel-sel dalam tubuh beregenerasi dan bekerja sebagaimana mestinya. Sangat berbeda jika anak terbiasa enak dan santai bahkan berangkat sekolah tanpa halangan. Mereka menjadi malas, tubuh kurang gerak, hingga akibat paling parah adalah mulai bermunculan bermacam penyakit.

2. Hemat BBM

Cadangan minyak dunia semakin menipis. Kita semua tahu bahwa jalan satu-satunya adalah dengan menghematnya. Terasa sulit memang, apalagi manusia sudah amat tergantung dengan BBM untuk menunjang aktivitas hariannya. Maka dari itu, sebelum terlambat, bunda bisa mulai menanamkan nilai dan ajaran yang berbeda pada anak. Keharusan menghemat juga menjadi alasan ia untuk bersepeda. Anak juga perlu memahami bahwa mereka hidup dalam jangka panjang bersama keturunannya kelak, maka sudah sewajarnya jika ia menghemat apa yang sekarang masih dimiliki.

3. Udara Segar

Udara segar amat diperlukan oleh semua makhluk hidup. Jika manusia lebih banyak menghirup karbon dibanding oksigen, bayangkan saja betapa akan rusak organ dalam tubuh jika itu berlangsung dalam jangka panjang. Maka dari itu, cobalah meminimalkan karbon dioksida dengan bersepeda.

 

Itu tadi adalah beberapa manfaat dari bersepeda bagi anak yang bunda bisa ajarkan ke buah hati bunda di rumah. Selain menyehatkan, ternyata dengan bersepeda bunda bisa memberikan kesadaran untuk mulai menghemat sesuatu dengan bersepeda yakni seperti BBM . Kegiatan ini juga bisa dilakukan bunda bersama ayah dan buah hati di hari Minggu, pasti akan sangat menyenangkan.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk bunda dan bunda beserta buah hati selalu sehat ya~ ๐Ÿ™‚

3 Cara Anak Atasi Global Warming Bersama Teman

3 Cara Anak Atasi Global Warming

No Comments 765 Views0

Isu global warming melanda dunia di belahan manapun saat ini. Usaha penyelamatan bumi harus dilakukan oleh semua manusia termasuk oleh anak-anak. Anak bunda bahkan bisa menjadi pelopor perlindungan bumi bersama temannya dengan cara berikut ini.

 

1. Naik Sepeda dan Jalan Kaki

Salah satu penyebab global warming adalah emisi bahan bakar yang sudah diambang batas. Ini membuat udara di bumi dipenuhi karbon dioksida dan minim oksigen. Bunda harus mulai berbenah dengan meminimalkan penggunaan bahan bakar dengan mengurangi pemakaian kendaraan pribadi. Sebagai gantinya, bersepeda dan jalan kaki adalah pilihan yang tepat. Hal ini juga wajib bunda terapkan pada anak. Mereka adalah generasi yang akan menempati bumi ini di masa depan, maka didiklah agar ia nantinya bisa menikmati apa yang kita nikmati sekarang. Belikan sepeda untuknya berangkat sekolah dan beraktivitas. Selain baik untuk meminimalkan global warming, bersepeda nyata mampu memberi kebaikan pula untuk kesehatan anak. Selain bersepeda ajarilah dengan jalan kaki. Anak tak perlu berkendara, cukup berjalan kaki untuk sampai ke sekolah bersama teman-temannya.

2. Pahamkan Mereka

Kadangkala anak tak paham dengan kondisi yang terjadi di alam. Mereka hanya menikmati dan menjalani saja. Akan lebih baik jika anak juga diberikan pengertian untuk menjaga kelestarian bumi tempat mereka tinggal.Bahwa mereka juga harus melindungi dan memberikan pengabdian untuk kehidupan di bumi yang lebih baik lagi. Satukan tekad untuk berjuang dan bersama membangun lingkungan yang lebih baik dan semakin layak untuk dilindungi. Si kecil dan teman-temannya perlu untuk diajak melakukan tindakan nyata dan konkret dalam upaya untuk memperbaiki keadaan di lingkungan manusia itu sendiri. Mulai dari cara sederhana, seperti mematikan lampu, keran air atau meminimalkan penggunaan bahan bakar. Bisa juga dengan membuat kebiasaan baru dengan menanam pohon atau tanaman untuk cadangan oksigen.

3. Ajari Pemisahan Sampah

Sampah bisa pula menjadi bagian dari pemicu global warming di bumi. Bunda harus ajarkan pemisahan sampah yang mudah terurai dengan sampah plastik yang sulit diuraikan. Dengan begini, mana sampah yang bisa di daur ulang dan tidak akan memudahkan manusia dan bisa diambil manfaatnya.

 

Ternyata semua dimulai dari hal terkecil ya bunda. Tidak perlu untuk memberikan pengertian “global warming” yang terlalu kompleks pada anak, namun memberikan pengertian sederhana dan memberi contoh yang sederhana pula. Contoh-contoh yang bisa dilakukan dalam kehidupan sehari-hari namun dampaknya jelas sangat bermanfaat untuk mengatasi pemanasan global/global warming.

Semoga informasi ini bermanfaat bagi bunda dan buah hati, dan semoga bunda dan buah hati selalu sehat ya~ ๐Ÿ™‚

5 Ciri Anak Masa Depan Cerah

4 Cara Jadikan Anak Cinta Lingkungan

No Comments 688 Views0

Ada banyak cara untuk menjadikan anak sadar dan cinta dengan keadaan lingkungan di sekitarnya. Berikut ini ada 3 cara yang bisa bunda lakukan untuk membuat anak sadar dan mau melindungi lingkungannya.

1. Menghargai Air

Anak bisa diajarkan sejak dini untuk berlaku bijak terhadap semua hal yang berkaitan dengan penggunaan air. Air di bumi ini tentu saja melimpah, namun lambat laun akan menipis seiring dengan eksploitasi dan penggunaannya yang kurang bijaksana. Bunda bisa mengajarkan anak untuk mempergunakan air dengan lebih bijaksana misalnya dengan menutup keran saat tidak digunakan di kamar mandi, atau mempergunakan air untuk keperluan pokok dan penting saja setiap harinya.

2. Ajarkan Tentang Global Warming

Meskipun sebenarnya ini menjadi topik yang sedikit berat untuk anak, bunda tetap bisa mulai untuk memperkenalkan akan kritisnya bumi saat ini. Banyaknya penebangan liar, pemborosan listrik efek rumah kaca dan sebagainya yang menyebabkan ketidakteraturan bumi. Ajari anak untuk menghemat penggunaan listrik, mencintai alam dengan menanam banyak pohon karena banyak lahan yang memang sudah berubah menjadi bangunan tinggi hingga memuat minimnya daerah resapan. Anak bisa mulai melakukan gerakan sejuta pohon misalnya bersama teman-temannya untuk mencintai alam dengan cara mereka.

3. Mulai Lakukan Sesuatu

Anak bunda masih akan hidup dalam waktu yang lama beserta keturunannya. Sadarkan anak bahwa memang mereka juga yang akan menikmati kebaikan alam ini. Maka dari itu penjagaan harus dilakukan mulai sekarang. Mulai dari penghematan listrik, bahan bakar, air beserta penggunaan yang lebih bijaksana dan seperlunya saja. Hal konkret lainnya yang bisa dilakukan yaitu mengajarkan untuk mencintai tanaman dan tumbuhan hijau untuk kebutuhan oksigen seta penyerapan karbon dioksida. Jika anak memiliki ponsel, ingatkan selalu untuk mencabut charger saat baterai sudah penuh.

4. Kurangi Penggunaan Plastik

Plastik menjadi salah satu produk yang sulit diuraikan. Butuh waktu puluhan tahun untuk bisa mengurainya. Maka dari itu, biasakan anak untuk menggunakan bahan jenis kertas saja untuk penggunaan sehari-hari. Dengan begini, anak tak hanya akan menghemat namun juga membantu meminimalkan waktu dan eksploitasi alam.

 

Nah, itulah 4 cara yang bisa bunda ajarkan pada buah hati untuk cinta pada lingkungannya. Meskipun anak masih dalam usia kanak-kanak/dini, tapi pentingnya mencintai lingkungan perlu untuk ditanamkan sejak kecil juga. Semoga dengan informasi ini buah hati bunda menjadi lebih peduli dengan lingkungan di sekitarnya paling tidak dari hal-hal yang terkecil dahulu seperti mengurangi penggunaan plastik di atas. Semoga informasi ini bermanfaat dan bunda beserta buah hati selalu sehat ya~ ๐Ÿ™‚

5 Cara Ampuh Agar Anak Tak Membangkang

5 Cara Ampuh Agar Anak Tak Membangkang

No Comments 616 Views0

Anak yang membangkang memang sulit untuk dijinakkan. Namun bukan berarti tak ada cara ampuh untuk mengatasinya lhoh bunda. Berikut ini ada 5 cara ampuh agar anak tak membangkang lagi:

1. Longgarkan Peraturan

Biasanya anak yang tak menurut dan suka membangkang itu karena ia tertekan dan terbebani dengan peraturan yang bunda atau ayah terapkan di rumah. Anak harusnya bisa menikmati masa mudanya degan hal menyenangkan dan jauh dari tekanan. Maka, jika bunda atau ayah memberikan peraturan yang amat mengikat dan membuat mereka stress berkepanjangan, cobalah untuk melonggarkan pikiran mereka dengan peraturan yang lebih lunak. Ini akan membuat mereka juga menurunkan tensi ketika berhadapan dengan orang tua.

2. Biarkan Ia Mandiri

Kadangkala anak yang terus diatur, dijejali banyak peraturan dan ketentuan hidup, ia akan jengah dan lelah dengan semuanya. Ia juga memiliki keinginan yang pastinya sesuai dengan keinginan hatinya. Maka cobalah sesekali Anda berikan kesempatan baginya untuk melakukan apa yang ia inginkan. Untuk menghindari pembangkangan, ajarkan kemandirian agar ia belajar semakin memahami tanggung jawab itu seperti apa.

3. Jangan Otoriter

Orang tua yang otoriter cenderung berpotensi menghasilkan anak yang membangkang. Orang tua seringkali memaksakan kehendak mereka terhadap anak, menganggap bahwa yang dilakukan adalah untuk kebaikan anak di masa depan. Namun sebenarnya perlu Bunda cermati bahwa anak saat ini lebih bisa kreatif mengekspresikan diri dan bakat yang dimiliki. Akan lebih baik jika Bunda membiarkan mereka berkembang sendiri namun masih dalam pengawasan dari orang tua.

4. Jalin Ikatan Batin

Anak haruslah dibuat lengket dengan orang tuanya, biasanya bunda. Dalam artian, mereka tak hanya menjadikan ayah dan bunda sebagai orang tua, namun juga sebagai sahabat dan teman bercerita. Hal seperti ini bisa dibentuk dengan jalinan ikatan batin diantara keduanya. Bisa dengan membacakan cerita menjelang tidur, menyisihkan waktu sebentar untuk berbagi cerita dan menghabiskan waktu bersama di hari libur.

5. Selalu Perhatian
Bisa jadi anak bunda membangkang karena ia kurang diperhatikan. Cobalah untuk lebih perhatian pada hal-hal kecil, seperti perubahan wajah, badan dan sebagainya.

 

Nah, sudah tahu kan apa cara yang bisa dilakukan jika buah hati bunda membangkang. Kunci dari semuanya adalah selalu menjaga komunikasi yang baik dan menjalin kasih sayang antara bunda dan ayah dengan buah hati. Dengan begitu, semoga buah hati bunda manjadi tidak membangkang lagi. Semoga informasi ini bermanfaat dan bunda beserta buah hati selalu sehat ya~ ๐Ÿ™‚

5 Hal Ini Harus Disiapkan untuk Anak Disleksia

5 Hal Ini Harus Disiapkan untuk Anak Disleksia

No Comments 676 Views0

Kebutuhan yang harus disiapkan untuk anak disleksia tentu saja berbeda dari anak sebayanya pada umumnya. Bunda sebagai orang tua harus tanggap dan memahami bagaimana harusnya mereka tumbuh dan berkembang dengan baik. Berikut beberapa hal yang harus disiapkan untuk Anak Disleksia

1. Akomodasi

Anak disleksia memerlukan akomodasi ke sekolahnya, termasuk juga akomodasi ke semua tempat yang ia butuhkan. Sebagai orang tua, bunda maupun ayah haruslah mengerti bagaimana hal tersebut bisa dipenuhi. Usahakan dengan memberikan pengasuhan yang lebih dibanding bunda mengasuh anak biasa pada umumnya. Karena mereka amat sulit mengenali huruf dan kata, maka dalam berkeliling dan berkendaraan sendiri setiap harinya tentu bukanlah pilihan yang bijak. Daripada bunda mengambil resiko yang lebih sulit, bunda bisa mencegah kemungkinan buruk dan melindungi anak dengan antar jemput setiap hari.

2. Ear Reading

Anak disleksia memerlukan ear reading untuk buku audio, anak bisa sekaligus membacanya sehingga ini akan memperkaya perbendaharaan kata anak. Jika anak normal bisa membaca saja, anak disleksia justru bisa membaca sekaligus mendengarkan. Ini akan terus melatih kemampuan mereka dalam membaca nanti.

3. Teknologi

Anak disleksia juga perlu melek teknologi. Mereka bisa meningkatkan kemampuan dalam mengenali huruf dengan aplikasi yang saat ini sudah banyak ada dalam layanan ponsel pintar bunda. Cobalah membuka dunia anak dengan cara yang lebih menyenangkan ya bunda~

4. Dukungan

Anak ini mengalami disleksia seumur hidupnya. Maka akan lebih baik jika mereka selalu didukung dan dibantu dengan segala daya dan upaya, bahkan sejak ia masih kecil. Dengan dukungan bunda, bimbingan dari guru dan mentor yang handal dalam bidang tersebut, serta fasilitas yang cukup, bahkan anak disleksia pun bisa meraih cita-cita dan mimpi di masa depan.

5. Ketelatenan

Anak disleksia punya sedikit masalah dengan ketekunan dan kerajinan. Mereka tak bisa fokus yang kemudian menjadikan mereka juga tak terorganisir. Siasati dengan menyediakan banyak piranti pelengkap, seperti jadwal, alarm, dan sebagainya. Tak ada yang salah dengan hal itu. Meskipun akan sulit baginya, belajar kerapian juga perlu.

 

Nah, bagi bunda yang buah hatinya mengidap disleksia, maka 5 hal ini perlu dijadikan referensi untuk menyiapkan apa saja yang diperlukan si buah hati. Semoga informasi ini bermanfaat bunda beserta buah hati selalu sehat ya~ ๐Ÿ™‚

  • Page 3 of 4
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4