Category Archives: Anak dan Bunda

Tahukan Bunda Tentang Infeksi Pada Bayi Baru Lahir (BBL)?

No Comments 411 Views0

Infeksi Pada Bayi Baru Lahir (BBL) atau sepsis neofat orum adalah infeksi pada bayi baru lahir yang parah dan dapat menyebabkan kematian. Ada beberapa tanda-tandanya bunda, yaitu:

  1. Bayi demam tinggi atau tubuh teraba sangat dingin.
  2. Bayi tidak bisa dibangunkan.
  3. Perut bayi teraba tegang.
  4. Bayi tidak mau menyusu.
  5. Sesak nafas.
  6. Bayi merintih.

Infeksi ini bisa terjadi dalam 3 fase. Yang pertama adalah saat hamil. Infeksi ini bisa disebabkan dari infeksi ibu yang memenular ke bayi yang dikandung (penyakit menular seksual, hepatitis, HIV/AIDS. Selain itu adalah  apabila ketuban pecah sebelum waktunya. Ibu penderita penyakit menular seksual dapat menularkan infeksi penyakitnya ke anak yang dikandungnya. Jadi calon bunda yang sayang pada calon anaknya hendaknya memikirkan sampai ke hal ini ketika akan melakukan hubungan seksual yang berbahaya.

Jika ibu menderita penyakit seksual menular, maka bayipun akan terkena imbasnya. Selain factor kehamilan, kebersihan alat, tempat dan orang yang menolong persalinan juga dapat menyebabkan terinfeksi atau tidaknya bayi. Untuk menghindari ketidaksterilan dan tetidakprofesionalan orang yang membantu kelahiran, maka selalu gunakan fasilitas-fasilitas kesehatan ketika bersalin. Sama seperti asfiksia yang dibahas sebelumnya, bayi yang perawatan tali pusatnya tidak bersih juga bisa menyebabkan infeksi ini. Selain itu, bayi yang mengalami sakit parah juga berpengaruh.

Lalu bagaimana cara mencegah infeksi ini? Ada beberapa hal yang harus bunda lakukan, yaitu:

  • Periksa kehamilan secara teratur ke sarana kesehatan.
  • Mintalah imunisasi TT.
  • Periksa bayi baru lahir secara teratur ke tenaga kesehatan
  • Perawatan tali pusat secara benar.
  • Cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir sebelum dan sesudah memegang bayi.
  • Bersalin di sarana kesehatan.

Meskipun sederhana, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun sebelum dan sesudah memegang bayi ternyata merupakan hal yang sangat berpengaruh untuk mencegah infeksi pada bayi baru lahir. Kebiasaan baik ini perlu bunda tanamkan pada diri sendiri sebelum ataupun sesudah punya bayi demi kesehatan buah hati. Semoga informasi ini bermanfaat dan bisa langsung bunda terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan begitu, maka ketika memegang bayi semuanya steril dan bayipun bisa terhindar dari infeksi pada BBL ini.

 

*sumber: diolah dari publikasi depkes.go.id

Apakah  Perbedaan Antara ASI dan ASI Eksklusif?

No Comments 626 Views0

Adakah dari bunda di rumah yang sudah tahu perbedaan antara ASI dengan ASI Eksklusif? Ya, keduanya memiliki pengertian yang berbeda secara kesehatan.  ASI adalah Air Susu Ibu  yang mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan. Sedangkan ASI Eksklusif adalah pemberian ASI saja pada bayi tanpa tambahan makanan/minuman lain (susu formula/kaleng, pisang, madu, teh, dll) kecuali obat, sampai usia 6 bulan. Itulah bunda perbedaannya, jadi ASI Eksklusif diberikan sampai bayi berusia 6 bulan tanpa diberi tambahan makanan/minuman lain.

Lalu, apa manfaat ASI bagi Bayi? Manfaat ASI bagi bayi adalah:

  1. Satu-satunya makanan terbaik untuk tumbuh kembang bayi. Dari semua makanan dan minuman yang ada, ternyata ASI adalah yang terbaik bunda. Jadi untuk tumbuh kembang anak secara maksimal, ASI merupakan sumber asupan terbaik bagi bayi.
  2. Mudah dicerna dan diserap.
  3. Kebal terhadap penyakit infeksi. Ini karena dalam ASI ibu yang baru melahirkan terdapat kolostrum yang sangat berguna untuk mencegah infeksi pada BBL (Bayi Baru Lahir).
  4. Terhindar dari diare karena bersih dan tidak pernah basi.
  5. Gigi, langit-langit dan rahang tumbuh secara sempurna.
  6. Meningkatkan perkembangan kecerdasan mental emosional anak.

Selain itu, ibu juga mendapatkan manfaat karena disusui oleh anaknya. Apa manfaat itu? Yang pertama adalah jelas terjadinya kasih sayang antara ibu dan bayinya. Proses menyusui membuat hubungan emosional bayi dan bunda menjadi lebih intens. Selain itu, manfaat yang lain adalah bisa membantu menunda kehamilan karena ibu fokus pada anak yang sekarang diberinya ASI Eksklusif. Menyusui juga mempercepat pemulihan kesehatan lhoh bunda, bisa juga mengurangi resiko kanker payudara dan indung telur.

Begitu banyak manfaatnya ternyata kegiatan menyusui bayi baik bagi bayi maupun bagi ibunya. Menyusui ternyata juga mampu mengurangi resiko kanker payudara juga. Bayi mendapat manfaat, bundapun juga. Semoga dengan membaca ini bunda menjadi lebih paham tentang ASI dan ASI Eksklusif dan mejadikan pemberian ASI Ekslusif sebagai opsi untuk maksimalnya tumbuh kembang buah hati. Semoga informasi ini bermanfaat ya untuk bunda 🙂

 

*sumber: diolah dari publikasi depkes.go.id

4 Cara Merawat Tali Pusat Bayi

No Comments 435 Views0

Pemeriksaan kesehatan pada bayi merupakan hal yang penting untuk bunda lakukan. Jika bayi yang tidak sehat terdeteksi sejak dini, maka bundapun akan bisa melakukan langkah antisipasi yang lebih dini. Dan dengan mengetahui sedini mungkin adanya kelainan pada bayi ketika lahir, maka bunda akan segera bisa tahu apa hal yang harus dilakukan.

Perlu bunda ketahui bahwa resiko kematian bayi terbesar terjadi pada 24 jam pertama kelahirannya. Itu menjadi hal yang sangat perlu diwaspadai para bunda sehingga perawatan yang lebih intens sangat perlu dilakukan pada nn kurun waktu itu.

Untuk selanjutnya, yakni untuk memeriksakan keadaan bayi yang baru lahir (BBL), periksakan bayi yang baru lahir minimal 3 kali yakni pada hari ke 1-2, 3-7 dan -28. Pemeriksaan yang segera ke petugas medis dapat sangat membantu apabila bayi mengalami kelainan atau tidak sehat. Periksakan segera bayi ke petugas kesehatan terdekat jika bayi malas menyusu, demam, kejang, bayi berwarna kuning (tidak kemerahan) maupun tali pusat kemerahan.

Berkaitan dengan tali pusar, berikut merupakan cara untuk merawat tali pusat bayi yang baru lahir

  1. Jangan membubuhkan apapun pada pangkal tali pusat. Pembubuhan apapun pada tali pusat dapat membahayakan bagi sang bayi, sehingga jangan tali pusat itu jangan sampai terbubuh oleh apapun.
  2. Rawat tali pusat terbuka dan kering.
  3. Jika tali pusat kotor atau basah, cuci dengan air bersih dan sabun mandi serta keringkan dengan kain bersih.
  4. Bila tali pusat kemerahan, segera periksakan ke petugas kesehatan terdekat. Jika bunda merasa kurang jelas maka segera kontak petugas kesehatan terdekat ya~

Sekedar pengetahuan bagi bunda, tali pusar adalah jaringan pengikat yang menghubungkan plasenta dan fetus (janin). Fungsi dari tali pusat adalah menjaga viabilitas (kelangsungan hidup) dan memfasilitasi pertumbuhan embrio dan janin. Dalam tali pusar berlangsung pembuangan senyawa sisa, pengangkutan oksigen, nutrisi, dan faktor pertumbuhan untuk janin. Tali pusat tersusun dari 90% air dan terhubung dengan cakram intervertebral (80%) serta kartilago tulang rawan sendiri (95%).

*sumber: diolah dari publikasi data depkes.go.id

#2015-12-1_18

Pentingnya Menjaga Bayi Tetap Hangat

No Comments 394 Views0

Mengapa bayi perlu dijaga kehangatannya? Ada beberapa alasan yang perlu bunda ketahui mengapa bayi perlu dijaga kehangatannya. Alasan yang pertama adalah bayi lebih mudah mengalami perubahan suhu tubuh. Selain itu, pusat pengaturan panas tubuh bayi belum tentu mencapai fungsi sempurna. Alasan ketiga adaalh tubuh bayi terlalu kecil untuk menghasilkan dan menyimpan panas. Dan alasan keempat adalah bayi belum mampu mengatur posisi tubuh dan pakaiannya agar tidak kedinginan. Perlu bunda ketahui juga jika suhu normal tubuh bayi baru lahir adalah 36,5 – 37,5 0C

Lalu, apa hal yang dapat menyebabkan panas tubuh bayi bisa hilang bunda?

  1. Memancar. Panas tubuh bayi memancar ke lingkungan sekitar bayi yang lebih dingin, misalnya bayi baru lahir diletakkan ditempat dingin.
  1. Menguap. Cairan/air ketuban yang membasahi kulit bayi menguap, misalnya bayi baru lahir tidak langsung dikeringkan dari cairan ketuban
  1. Merambat. Dari kulit bayi langsung merambat ke permukaan yang lebih dingin, misalnya popok atau celana bayi basah tidak langsung diganti
  1. Mengalir. Hilangnya panas tubuh bayi karena aliran udara sekeliling bayi, misalnya bayi diletakan dekat pintu atau jendela terbuka

Untuk selanjutnya, apa yang harus bunda lakukan untuk mencegah kehilangan panas tubuh bayi? Tanda-tanda penurunan suhu tubuh bayi sendiri dibagi dalam 2 tanda yakni tanda wal dan lanjut. Tanda awal adalah kedua tangan dan kaki teraba dingin. Sedangkan tanda lanjut adalah seluruh tubuh teraba dingin dan bayi tidak bergerak aktif/bayi lemas, bayi tidak mau menyusu dan bayi menangis lemah. Jika sudah melihat tanda itu, maka cara menghangatkan dan mempertahankan suhu tubuh bayi adalah

  1. Bayi ditempatkan di ruangan yang hangat, jangan ber AC.
  2. Kontak/menempelkan kulit bayi dengan kulit ibu
  3. Menyusui sesering mungkin.
  4. Gunakan tutup kepala karena 25% panas hilang melalui kepala.

Itulah tadi hal mengenai pentingnya menjaga bayi tetap hangat. Bunda di rumah bisa memprakekkan cara-cara ini untuk selalu menjaga bayi yang baru lahir dalam keadaan hangat. Jaga bayi bunda tetep hangat ya~ ^^

 

*sumber: diolah dari publikasi data depkes.go.id

5 ciri bayi lahir sehat

5 Ciri Bayi Lahir Sehat

1 Comment 1771 Views0

Bagi para bunda, tentu mengetahui apakah bayinya lahir dengan sehat merupakan hal yang penting untuk diketahui. Bayi Baru Lahir (BBL) atau neonates adalah bayi yang usianya 0-28 hari.  Pada batas usia itu, bayi dikatakan sebagai BBL. Pengetahuan bunda terkait ciri bayi lahir sehatpun diperlukan karena bisa menjadikan bunda lebih sigap dalam menentukan sikap atau bertindak jika bayi yang dilahirkannya tidak berciri bayi lahir sehat. Lalu, apa tanda bayi lahir sehat? Simak indikasinya:

  1. Bayi lahir segera menangis.

Menangis adalah tanda bahwa bayi yang lahir dalam keadaan sehat. Jadi para bunda harus bersyukur jika bayinya lahir dalam keadaan segera menangis. Menangis adalah tanda ya baik bunda untuk bagi yang baru lahir~

  1. Bayi bergerak aktif.

Bayi yang bergerak dengan aktif juga jadi tanda bayi tersebut sehat. Bayi yang kurang aktif bergerak bisa jadi tanda bayi bunda kurang sehat.

  1. Warna kulit seluruh tubuh kemerahan.

Bunda juga harus tahu bahwa warna kulit yang kemerahan menjadi salah satu tanda bayi lahir dengan sehat.

  1. Bayi bisa menghisap ASI dengan kuat

Kemampuan bayi untuk menghisap ASI dari bundanya juga menjadi tanda bahwa bayi lahir dengan sehat lho bunda~

  1. Berat lahir 2.5-4 kg

Bayi yang bobot lahirnya mencapai 2.5-4 kg berada pada kisaran bayi lahir dengan sehat bunda~

 

Itu tadi adalah ciri-ciri bayi lahir dengan sehat. Jika bayi bunda yang baru lahir memenuhi ciri-ciri tersebut, maka bayi bunda lahir dalam keadaan sehat. Lalu apa yang perlu dilakukan bunda setelah bayi tersebut lahir? Ada beberapa hal yang harus diberikan bunda ketika bayi lahir yakni ASI, salep mata antibioika, suntikan vitamin K1 di paha kiri untuk mencegah pendarahan dan juga imunisasi Hepatitis B dip aha kanan.

Jika bunda masih merasa perlu bantuan, jangan ragu untuk bertanya pada petugas kesehatan terdekat atau bidan terdekat. Dan semoga setelah membaca artikel ini bunda jadi kemudian lebih tahu tentang keadaan buah hatinya ya~

 

*sumber: diolah dari publikasi data depkes.go.id

  • Page 2 of 2
  • 1
  • 2