Ajarkan anak 2 bahasa? kenapa tidak

No Comments 427 Views0


bili

Di era globalisasi saat ini, mengajarkan anak 2 bahasa menjadi hal yang biasa. Memiliki kemampuan lebih dalam bahasa adalah mutlak agar bisa tetap bersaing dengan banyaknya manusia di belahan bumi lainnya. Salah satu bahasa yang menjadi pilihan favorit bahasa kedua adalah bahasa inggris. Jika Anda ingin mengajarkan bahasa lain selain Indonesia, Anda bisa melakukannya dengan cara berikut ini.

1. Lakukan dengan konsisten

Salah satu cara agar bahasa inggris terpatri dalam pikirannya adalah dengan terus mempraktekkannya di rumah. Anda tak perlu membuatnya bingung dengan penggunaan 2 bahasa dalam rumah. Cukup gunakan bahasa inggris karena bahasa Indonesia bisa ia perkaya di sekolah atau di lingkungannya. Dengan memulai sejak dini, penggunaan 2 bahasa akan lebih mudah diterapkan.

2. Bacakan cerita dalam 2 bahasa

Jika biasanya Anda membacakan cerita yang khas Indonesia, mulai saat ini Anda bisa mulai untuk membacakannya cerita dalam 2 bahasa. Sudah banyak dijual buku cerita yang terdiri dari 2 bahasa. Jadi selain ada bahasa asing, juga ada bahasa Indonesia. Ini akan membantunya beradaptasi dengan 2 bahasa.

3. Nyanyikan lagu

Menyanyikan lagu adalah cara termudah untuk belajar bahasa asing lebih cepat. Anda bisa menyetelkan musik dan lagu yang berbahasa inggris. Anda bisa membeli CD ataupun mendengarkan dari TV kabel yang menyajikan tayangan dan musik internasional. Anda juga bisa memperdengarkan lagu “happy birthday” dalam beragam bahasa lain. Ini akan memudahkan anak belajar lebih cepat.

4. Lihat acara TV

Jika Anda sudah memperdengarkan lagu dari beragam bahasa untuk proses belajarnya, Anda bisa juga mengajaknya melihat acara TV yang ada di siaran TV seperti Dora the Explorer dan Diego. Ini akan membuatnya lebih akrab dengan bahasa asing yang ingin dipelajari.

5. Travelling

Untuk bisa meningkatkan kemampuan bahasanya, Anda bisa mengajaknya untuk berwisata dan bepergian ke banyak tempat atau yang menggunakan bahasa inggris. Ini akan lebih membuatnya mengerti bagaimana bedanya antara kedua bahasa. Dengan bepergian, anak tak hanya akan berkomunikasi dengan orang tua saja, namun juga semua orang yang berada di tempat yang mereka kunjungi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *