4 Cara “jinakkan” anak sejak kecil

No Comments 414 Views0


yelll

“Menjinakkan” anak sedari kecil akan memberikan banyak keuntungan bagi para orang tuanya. Anda harus belajar sedari dini bagaimana melunakkan dan menjinakkan tingkah mereka yang terkadang kurang sesuai dengan aturan dan keinginan. Apalagi dengan wabah globalisasi sera modernisasi yang memaksa semua lapisan masyarakat ikut arus kebebasan.  Maka dari itu, perlu dilakukan pembelajaran dan pelatihan anak untuk membentenginya dari segala perilaku yang menyimpang di masa depan.

1. Bentengi dengan agama

Agama mengatur tingkah laku manusia Dengan membentengi diri dengan agama, manusia akan selalu mengingat Tuhannya dalam setiap langkah kehidupan. Ajaran dari Tuhan pastilah mengikat dan membawa manusia dalam kebaikan. Maka, wajar dan wajib kiranya jika orang tua menanamkan sedari dini mengenai nilai-nilai ketuhanan. Penanaman moral berdasarkan perintah Tuhan yang memiliki konsekuensi baik dan buruk. Tanamkan hal tersebut sejak dini, sehingga ketaatan pada Tuhan mampu menjaganya dari pengaruh buruk di lingkungan sekitar.

2. Kasih sayang

Siapapun orang tua pasti amat menyayangi anak-anaknya. Namun kadangkala bentuk kasih sayang tersebut beraga. Ada yang memang menunjukkannya secara langsung, ada pula yang tidak ditunjukkan terang-terangan. Apapun itu, sesekali perlu untuk memberitahukan pada anak betapa orang tua amatlah menyayanginya. Bisa lewat pelukan, lewat kalimat motivasi, atau juga melalui pemerian perhatian di momen istimewa mereka.

3. Waktu

Orang tua yang baik akan meluangkan waktunya sesibuk apapun keadaan mereka. Meskipun hal tersebut memerlukan kemampuan untuk pintar membagi waktu, namun biasanya cukup untuk menyeimbangkan kedua hal tersebut.  Anak memerlukan perhatian dan perwujudan kasih sayang dari orang tuanya melalui alokasi waktu dan perhatian untuk mereka. Walaupun sebentar, saat sarapan atau makan siang misalnya, Anda yang wanita karir bisa meluangkan waktu pulang untuk sekedar menemaninya makan dan bercerita mengenai hal apa saja yang mereka lakukan sepanjang hari ini. Bisa juga menjelang tidurnya Anda luangkan waktu untuk membacakan cerita pengantar tidur. Ini memang terlihat sepele, namun cukup efektif membangun ikatan batin yang erat.

4. Jangan teriak

Apapun yang terjadi dan seburuk apapun tingkah laku mereka, Anda dilarang keras untuk teriak. Kalaupun Anda marah, tinggalkan saja ia sejenak dan biarkan ia merenungkan kesalahannya. Kembalilah nanti saat marah Anda sudah mereda.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *